Sabtu, 08 Desember 2018

STRIPPING (TEKNIK PEMISAHAN) DAN APLIKASINYA DALAM INDUSTRI


Terdapat beberapa teknik pemisahan 2 campuran homogen (campuran yang terdiri dari satu fasa) :

•Evaporasi

•Destilasi

•Absorbsi -- Stripping

•Ekstraksi

•Kristalisasi

STRIPPING (PEMISAHAN)

       Adalah proses pemisahan solute dalam solvent (fase liquid).

      

     proses pemisahan fisik di mana satu atau lebih komponen dikeluarkan dari aliran cairan oleh aliran uap. 
   
     Dalam aplikasi industri aliran cairan dan uap dapat memiliki arus arus atau arus berlawanan.

       Pemisahan ini berdasarkan beda Titik Didih antar fraksi dalam campuran.

       Stripping adalah proses kebalikan dari absorbsi (desorbsi).

       Namun prinsip nya sama dengan absorbsi

     Contoh: Stripping minyak non volatile dengan stam, dimana steam berkontak dengan minyak dan sejumlah kecil komponen yang volatile dari minyak ikut bersama-sama steam.

     Bila gas adalah udara murni dan liquid adalah air murni prosesnya disebut humidifikasi. Dehumidifikasi menyangkut pengurangan uap air dari udara.


    

Prinsip kerja proses stripping

Jenis proses stripping:

a.     Stripper Dengan Injeksi Steam
          Jenis ini bertujuan untuk menurunkan tekanan partial diatas permukaan    cairan, sehingga fraksi ringan yang   terikut ke dasar kolom
       Stripper akan lebih mudah menguap dan kembali ke kolom fraksinasi     

   b. Stripper Dengan Reboiler
          Merupakan proses pemanasan kembali pada aliran bottom kolom strippe,  jenis ini bertujuan agar terjadinya penguapan. Uap dalam  reboiler mempunyai Specific Gravity (SG) yang lebih rendah dari pada SG cairan di dasar stripper , cairan di dasar stripper  akan mendorong uap kembali ke stripper  dan seterusnya menguap kembali ke kolom fraksinasi.

CONTOH APLIKASI STRIPPER DENGAN REBOILER:
          Pemanas ini dilakukan pada stripper fraksi diesel dengan tujuan agar terjadi penguapan, karena uap dari dalam reboiler memiliki SG (Specific gravity) yang lebih rendah jika dibandingkan dengan cairan yang berada di dasar kolom stripper, Sehingga uap yang dimasukkan ke dalam dasar kolom akan membuat cairan mendorong uap (fraksi ringan) ke atas dan dimasukkan kembali ke dalam kolom destilasi.

c.     Stripper dengan Dapur Reboiler
Bentuknya seperti dapur untuk memanaskan fluida cair dari dasar stripper  yang masih banyak mengandung fraksi fraksi ringan yang tidak dikehendaki. Dengan bantuan pompa cairan dilewatkan melalui dapur dan dipanaskan sampai suhutertentu, sehingga fraksi ringan yang tidak dikehendaki didalam produk akan teruapkan melalui puncak stripper . Dengan menguapkan fraksi ringan maka produk dari dasar stripper  flash pointnya akan naik.

d.     Stripper dengan Thermosiphon Reboiler
Digunakan pada unit yang mempunyai produk dengan temperatur yang masih tinggi sehingga panasnya dimanfaatkan untuk reboiler.

Bagian dari alat Stripping :
a. Tray, Bagian ini berfungsi sebagai alat pengontak antar fraksi ringan dan berat, sehingga terjadi proses pemisahan. Tray terdiri dari beberapa macam yaitu bubble cup, sive plate, valve plate dan flexi plate. Setiap jenis-jenis plate memiliki kelebihan serta kekutangan tertentu, tetapi tray yang paling banyak digunakan ialah bubble cup

b. Weir, Merupakan salah satu alat yang berupa potongan plate yang berfungsi untuk mempertahankan tinggi permukaan di bawah down comer, agar ujung bawah down comer cukup hanya tercelup kedalam cairan, sehingga bertindak sebagai seal atau perapat untuk uap yang akan naik ke atas.

c. Down Comer, Alat ini berfungsi untuk mengalirkan cairan dari atas yang menuju ke plate yang adah dibawahnya. Down comer terdiri dati dua macam yaitu down comer yang berbentuk pipa serta dawn comer yang berbentuk saluran pencurah. Untuk mencegah mengalirnya uap hidrokarbon keatas melalui sungkup down comer maka down comer harus memiliki seal yang cukup atau ujung down comer cukup tercelup kedalam cairan yang berada pada plat dibawahnya..

d. Tab, Merupakan kaki dari cap yang berfungsi untuk menahan valve tray agar tidak terlepas dari plate.

e. Support Ring, Berfungsi sebagai tempat dudukan plate.

Faktor Yang Mempengaruhi dalam proses stripping:
Si = Ki V / L
Dimana :
K : Rasio Kesetimbangan uap / cair
V : Laju aliran uap yang memasuki kolom
L : Laju aliran cairan yang memasuki kolom Temperatur dan Tekanan

Contoh aplikasi Stripping pada pabrik pembuatan asam nitrat

-       Uap mengalir dari bagian bawah kolom.
-       Larutan yang masih mengandung zat terlarut yang volatil dialirkan dari atas kolom.
-       Kontak di tray antar uap-cair.
-       Produk yang dimurnikan akan keluar pada bagian bawah kolom.

Air stripping tower use :

Disusun oleh
Rizky Cipta Ardita
Bujaningrum Ega A
Matheofani
Fitria Devi Ayu W
Nurfadillah
Anindya Deli G
Bunga Iqyunarti
Zalfa Najmia B
Edwin 
Khairul Hakim


*Ilmu tanpa amal, bagaikan pohon tanpa Buah.. maka berbagilah.. 😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar