Senin, 23 Juli 2018

Trip in Bali, Kecak and Fire Dance, Indonesia

Trip in Bali, Kecak and Fire Dance, 


Saat itu sy dan teman-teman menonton pertunjukan tari kecak di Sahadewa, Stage Chandra Budaya, Jl. SMKI NO. 25, Batubulan, Gianyar, Bali. Ada beberapa tempat pertunjukan tari kecak lain di Bali, diantaranya di Uluwatu dan di Ubud.

Pertunjukan tari kecak biasa dilakukan malam hari, dilakukan oleh sekitar 70-100 orang penari laki-laki. Tari kecak berasal dari jenis tari sakral 'Sang Hyang'. Pada tari Shanghyang, seorang yang kemasukan roh, akan berkomunikasi dengan para Dewa atau leluhur yang sudah disucikan.

Pada tahun 1930-an tarian kecak ini disisipi dan diiringi drama Epos Ramayana. Tari kecak adalah tari Bali yang paling unik, karena sepanjang pertunjukan tidak diiringi olah satupun alat musik, namun hanya diiringi bunyi 'cak' dan 'tul' yang keluar dari mulut para penari kecak persis seperti paduan suara. Para penari berbaris membentuk formasi melingkar yang mengelilingi pusat cerita yang berada ditengahnya. Mereka mengenakan kain bercorak kotak-kotak yang melingkari bagian tubuh bagian bawah. Sedangkan tubuh bagian atas bertelanjang dada. Sepanjang pertunjukan mereka menyuarakan kata-kata "cak" dan "tul" sambil mengangkat kedua lengan ke atas. Juga diiringi alunan mantra/kata-kata dalam bahasa Bali, dari salah satu penari tarian Kecak.

Antusiasme turis mancanegara yang memadati bangku-bangku penonton, hampir semua yang menonton adalah kami menyebutnya 'orang Bule', warga domestik dapat dihitung dengan jari,.. sayang ya..padahal jika ditelisik lebih lanjut, alur cerita yang dipentaskan mengandung hikmah yang bagus yaitu mengenai sifat kesetiaan. Namun mungkin bagi sebagian orang cukup menjemukan dikarenakan durasi yang cukup lama.

 Sebelum adegan dimulai, didahului dengan tarian bali.

Kemudian masuk di  bagian awal pertunjukan, dibuka dengan Rama dan Shinta sebagai sepasang suami-istri. Alkisah, karena akal jahat dari Dewi Kekayi (Ibu tiri Rama). Rama sang Putra Mahkota diasingkan dari istana ayahandanya Prabu Dasarata. Dengan ditemani adik laki-laki dan istrinya yang setia, dikisahkan Sri Rama pergi ke hutan Dandaka. Saat sedang berburu di hutan, keberadaan mereka diketahui oleh Prabu Dasamuka (Rahwana). Rahwana merupakan Raja yang kejam, Ia terpikat dengan kecantikan Dewi Shinta, dan berupaya menculik Shinta, Rahwana dibantu oleh patihnya, Marica yang dengan kesaktiannya menjelma menjadi seekor kijang emas yang cantik dan licah.

Pada pertunjukan dikisahkan, ditengah perjalanan berburu, Shinta terpukau dengan seekor kijang yang lincah (digambarkan dengan gadis yang menari dengan lincah, setiap bergerak  gelang dikakinya berbunyi). Shinta pun meminta Rama untuk memburu kijang tsb, sebagai suami yang menyayangi istri, Rama pun menuruti kemauan istrinya dan meninggalkan Shinta dijaga oleh laksamananya. Tak lama terdengar jeritan minta tolong, Shinta pun meminta Laksamana menolong Rama. Dan saat Shinta ditinggalkan seorang diri, momen ini digunakan Rahwana untuk menculik Shinta ke Alengka Pura, istananya. 
Dalam video ini terlihat Rahwana, yang digambarkan dengan tokoh berkumis dengan raut wajah yang Angker, Dialah sang penculik Shinta.. dalam kisah Rama dan Shinta..

Di Alengka, Shinta meratapi kesedihan karena perpisahan dengan Rama, saat sedang di taman, tiba-tiba datanglah Hanoman, Kera putih, utusan Rama. Hanoman memperlihatkan cincin Rama yang dibawanya, dan Shinta pun menyerahkan tusuk konde sebagai pesan agar Rama segera menyelamatkannya. 

Tak lama berselang, datanglah Rama ke Alengka untuk menyelamatkan Shinta, yang dihadang oleh Meganada, anak Rahwana. Meganada menembak Rama dengan panah saktinya yang berubah menjadi seekor Naga yang membelit tubuh Rama. Rama pun tidak tinggal diam, Ia memanggil Garuda untuk membantu melawan Meganada. 

Tak berhasil, Rama pun memanggil Sugriwa, sang Raja Kera, dan terjadilah pertarungan antara Sugriwa dan Meganada, yang akhirnya dimenangkan oleh pihak Rama. Sehingga Shinta pun berhasil diselamatkan dan dibawa pulang dan kembali berkumpul dengan Rama.

Tari ShangHyang Dedari
Tarian selanjutnya ini bermakna religius, untuk tetap menjaga kemakmuran dan keamana desa setempat. Jugauntuk mengusir roh-roh jahat yang biasa mengganggu penduduk desa dalam bentuk wabah penyakit ataupun kematian.

"Shanghyang" berarti suci, dan "Dedari" berarti malaikat. Tarian ini dipentaskan oleh 2 orang gadis mungil dibawah umur. karena keperawanan adalah simbol kesucian. Tariannya mirip dengan tari legong. Karena kedua penari melirikkan kedua matanya ke kanan dan ke kiri.


Tari Shanghyang Jaran
Menutup akhir pertunjukan, dimana dalam hal ini disebut "fire Dance", karena penari yang mementaskan di akhir cerita, yaitu seseorang seperti kesurupan menunggang binatang (kuda/Jaran) yang digambarkan seseorang mengenakan semacam janur yang dirangkai sedemikian rupa, disekeliling pinggangnya, penari ini saat kerasukan akan memadamkan api dengan kakinya, api tersebut berasal dari api yang disulut dari batok kelapa. Seolah menari diatas api. 

Saat pertunjukan ini berlangsung, saran saya untuk memilih tempat duduk jangan terlalu dekat dengan panggung ya..karena asapnya cukup membuat terbatuk-batuk juga.. :)

Bali dengan segala pesona dan keindahannya.. mengajarkan saya untuk selalu bersyukur, akan keagungan Tuhan, Maha BesarNya.. Yang dengan izinNya lah saya datang dan menemui banyak hal di Bali yang menyenangkan... 

Nah, untuk para penikmat seni dan budaya, pokoknya seru deh..merasakan sensasi dan historia dari tiap penonton.. so, don't miss it ya.. :) kalau ke Bali sepertinya belum lengkap kalau belum kesana dan menyaksikan tarian kecak yang khas dan identik banget dengan nuansa Bali. ok deh.. see u again ya.. :)

*Catatan perjalananku Jul2018..  

Trip in Bali, TANJUNG BENOA, Indonesia

Trip in Bali, Tanjung Benoa

Kegiatan water sport di Tanjung Benoa cukup beragam lho, sy dkk sempat bingung untuk menentukan yang mana dahulu yang akan dicoba, sementara waktu yang diberikan dari paket tur guide kami terbatas, karena kami akan melakukan kegiatan wisata lainnya selain ke Tanjung Benoa.  Ini gambar water sportnya.. kelihatannya seru semua kan?? hihihi.. menurut kamu yang paling seru yang mana sie?? patut dicoba untuk yang senang dan hobby main air nie.. :)

Salah satu tempat yang terkenal di Bali adalah Tanjung Benoa, terletak di Bali bagian selatan. Saat di Bali sy dkk melakukan water sport di BMR Water Sport Bali. Menurut guide kami, kita tidak usah khawatir karena tiap kegiatan water sport di sini dilengkapi dengan pemandu yang ramah, bersertifikat dan termasuk asuransi juga lho.. Jadi selama kegiatan berlangsung, kita tidak perlu takut, lakukan sesuai instruksi pemandu, rileks, santai and let's enjoy...

 

Kami memilih BMR Dive & water sport sebagai tempat pelaksanaan sea walker dan kegiatan seseruan bermain air lainnya.

Setelah proses nego dengan Bli Putu di bagian Marketing Tanjung Benoa, jadilah sy dkk memilih wisata Ocean walker dan mengunjungi tempat penangkaran penyu di Turtle Island. 
Kelihatannya cuma kami yang melakukan nego diskon, untuk wisatawan domestik biasanya memang akan mendapatkan diskon khusus, hihi karena itulah turis mancanegara kelihatannya langsung bayar di kasir, tanpa proses nego lagi, hehe..

Setelah proses nego dan pembayaran di Kasir, petualangan melintasi laut pun dimulai.. Perjalanan kami dimulai dari menyambangi Pulau penyu, sy dkk diberikan satu perahu khusus, private sekali.. berasa punyal kapal sendiri.. hihihi, mungkin karena tiap kelompok mempunyai masing-masing destinasi, ada yang snorkling, diving, parasailing adventure, jet ski, dsb, sehingga perahu  tidak saling bercampur.
 
Terlihat happy nya teman-teman sy, atmosfire kegembiraan begitu menyeruak.. :)


Mengunjungi penangkaran penyu di Pulau Penyu, adalah salah satu destinasi yang dapat dipilih jika kita berada di Tanjung Benoa, Bali. Prediksi jarak dari pantai ke pulau penyu sekitar 500-1km. Dengan waktu sekitar 15-20menit. Kami pun tiba di Penangkaran penyu, Moon Cot Sari.
Di penangkaran penyu di Pulau penyu disediakan guide yang memandu dan menjelaskan perbedaan penyu dan kura-kura. Ternyata perbedaan mendasar adalah dapat dilihat dari kepalanya, kura-kura dapat memasukkan kepalanya ke dalam cangkang, sementara penyu tidak. :)

Di sini juga dijelaskan asal mula penyu yang awalnya berupa telur lalu menetas, menjadi tukik (penyu kecil), lalu tumbuh dan berkembang.. penyu ini dipisahkan dalam kolam-kolam, dikelompokkan berdasarkan usia, agar penyu tidak stres, hehe 

Kami memberi makan penyu dengan Rumput laut yang sudah disediakan di sisi kolam, saat itu kami memberi makan penyu yang sudah berusia sekitar 25 tahun, di sini usia penyu yang paling tua sekitar 80 tahun lho... wah.. udah kakek-kakek ya... hihihi

Ga lengkap ya..kalau ga foto dengan patung penyu, yang besarnya sekitar 2m, in action dulu ah.. cekrek.. :), Penyu besar ini mengingatkan sy pada kura-kura yang ada di film Dragon Ball. rasanya pengen naik seperti di film.. hihihi

Di Pulau penyu, juga terdapat beberapa hewan lain selain penyu, ada Ular, Burung Merak, kelelawar, iguana, musang, burung kakak tua, dsb, beberapa sahabat sy pun asyik berfoto ria. Bagi para pencinta binatang tentu happy ya.. :) Oya di Pulau Penyu, Bali juga tersedia fotographer untuk mengabadikan momen, fotonya dapat di cetak di Kasir juga lho..


Sesi Photo dengan ular Pulau penyu, Bali

Mau main bareng Iguana di Pulau penyu juga bisa..

Di Pulau penyu ada juga kelelawar lho..

Puas menyambangi pulau penyu, perjalanan pun dilanjutkan kembali, menuju ke tengah lautan untuk melakukan sea walker, Jangan khawatir bagi yang tidak bisa berenang, di perahu di sediakan jaket pelampung, dan sea walker pun aman bagi pemula seperti sy, selama kita memahami dan melaksanakan instruksi dari pemandu.


Sebelum melakukan sea walker masing-masing penyelam mengenakan dahulu sepatu khusus dan baju renang yang menandakan bahwa kita dari grup Ocean walker. Sepatu ini juga berfungsi agar kaki kita tidak sakit jika menginjak pasir, atau dasar laut yang kasar. Oya dasar laut yang dimaksud bukan dasar laut yang sangat dalam kok, tidak seperti di film-film yang gelap dan ada ikan hiu ya.., Kita hanya masuk ke dalam dasar laut dengan kedalaman 1-2m dari permukaan.. Jadi jangan parno duluan ya.. rileks, tenang, yakin dan santai ya.. :)

Oya jika ingin berfoto di dalam air selama sea walker berlangsung, bisa menyewa kamera khusus water proof, under water. Jadi bisa tetap eksis meski di dalam air..

Kembali ke isyarat selama proses sea walker, berikut kode isyarat yang penting untuk dipelajari karena saat di dalam air kita tidak membawa alat tulis seperti spidol dan papan tulis, sehingga komunikasi dengan pemandu dapat dilakukan dengan dua arah. 
Arti Penjelasan angka:
1.  Jari tangan membentuk huruf O, berarti OK. isyarat ini yang akan dipakai pemandu untuk menanyakan keadaan kita saat masuk ke dalam air, dan sesekali pemandu akan memastikan bahwa kita masih sanggup melanjutkan perjalanan/Sea Walker.
Tanda OK berarti tidak ada masalah ya..

Jika Telinga sakit karena tekanan atau berdengung, biasanya kita dapat memberikan info dengan isyarat kepada pemandu dengan mengarahkan telunjuk ke arah telinga, 

Sehingga proses equalizing (penghilangan tekanan di dalam gendang telinga) akan dilakukan, dan proses perjalanan di berhentikan sejenak. 

Proses equalizing mirip seperti gambar tsb, yaitu dengan menekan kedua hidung dan menutup mulut, usahakan bernafas dengan hidung dan mulut yang tertutup tadi, sehingga udara keluar lewat telinga, lakukan berulang hingga telinga tidak sakit lagi, Menurut guide kami, proses equalizing harus dillakukan dengan benar, karena jika salah dapat menyebabkan kerusakan pada gendang telinga.. jadi saat itu kami pun berkali-kali melakukan proses equalizing tsb hingga dirasakan telinga sudah tidak sakit lagi.

2. Jari tangan membentuk angka 2, berarti Berjalan, jika pemandu memberi isyarat dengan menggerakan 2jari tangan  berarti kita diminta berjalan. Melangkahkan kaki.

3.  5 jari tangan dirapatkan dan ditegakkan, berarti STOP, kita diminta untuk berhenti, biasanya untuk mengambil foto.

4. Jari tangan dikepalkan, jempol di naikkan ke atas, berarti KE ATAS, kita diminta untuk bersiap naik ke atas. Jika pemandu mengarahkan sebaliknya (Ibu jari/Jempol ke bawah) berarti kita diminta masuk ke permukaan air yang lebih dalam.

5.  5 jari dilambaikan/digoyangkan ke kanan-kiri, berarti ada MASALAH, isyaratkan ini ke pemandu jika terjadi masalah selama di dalam air. 

6. Isyarat ini seperti no. 5, 5 jari terbuka dan direnggangkan, berarti KEKURANGAN OKSIGEN, beritahukan kepada pemandu dengan segera jika hal ini terjadi.

Setelah pengarahan mengenai isyarat di dalam air, kita pun menunggu giliran untuk masuk ke dalam air, bergantian. Dengan waktu di dasar laut sekitar 25-30 menit, hm.. kalau dipikir cukup lama juga ya.. tapi ternyata setelah dijalani waktu cepat dan tidak terasa.. rasanya pengen nambah.. 




Sebelum masuk ke dalam air, sy pun diberikan helm khusus yang di bagian depannya terdapat kaca cembung, dan di permukaan dalamnya dialiri oksigen dari selang yang terhubung masuk ke dalam helm, helm ini juga menjaga kepala kita tetap kering lho.. jadi jangan khawatir kalau rambutnya bakal lepek selama di dalam air ya..hihihi helm ini kedap air sehingga penggunaan kacamata di dalam helm ini masih aman. karena kacamata diletakkan dalam helm.

Pengertian Sea Walker/ocean walker adalah suatu kegiatan/ aktivitas berjalan di dasar lautan menggunakan alat yaitu helm khusus yang kedap air dan berisi oksigen. 
Ini lho penampakan helm untuk sea walker.. agar mirip seperti helm astronaut ya??


Sea walker cocok untuk pecinta aktivitas di dalam air, menyaksikan kehidupan di dasar laut, diantaranya ikan-ikan yang berenang bebas, terumbu karang nan cantik serta biota laut lainnya. Sebaiknya jika ingin melakukan aktivitas sea walker di jadwal pagi hari, sebelum panas dan air tidak terlalu keruh.

Jarak dari pantai ke tempat melakukan sea walker lebih dekat daripada ke pulau penyu, sekitar 200-300m dari pantai Tanjung benoa atau dengan waktu tempuh sekitar 10-15menit kita sudah tiba di area sea walker. Selama perjalanan kita pun disuguhi pemandangan olahraga air seru lainnya, diantaranya jet ski, parasailing adventure, fly fish dsb.. Kebayang kan untuk penikmat wisata pemacu adrenalin? bikin ngiler n pengen nyoba.. hihihi 
 foto selama perjalanan lagi ah... cekrek.. :)

Di dermaga apung/kapal tempat menunggu giliran sea walker/ocean walker, kami menyaksikan berbagai orang lalu-lalang naik-turun ke bawah kapal bersea walker-ria ataupun menunggu di dek kapal.  

Ocean walker pun dimulai, lakukan dengan tenang dan santai ya.. jangan grogi, sy dan kawan sy dipersilakan turun bergantian. Di awal sy mengenakan tali pengikat yang nantinya terhubung dengan helm, lalu Saya pun turun ke sisi bawah kapal sambil berpegangan pada tangga yang menempel di sisi kapal sambil turun dengan hati-hati, awalnya agak nervous juga, di permukaan helm tersebut terasa cukup berat, tapi dengan yakin sy pun berusaha rileks, sambil berdoa dalam hati.. Maklum ini pengalaman pertama sy melakukan sea walker.  

Setelah helm terpasang, sy pun mencoba menyesuaikan diri selama beberapa detik, pemandu pun mulai memegang tangan sy dan menarik sy ke dasar laut, Di awal sempat kaget dengan tekanan di telinga yang membuat telinga sedikit sakit dan dada yang terasa berat ketika berada di dalam laut. Pemandu beberapa kali bertanya kepada sy jika terjadi masalah selama proses penyesuaian, namun setelah melakukan beberapa kali equalizing, dan upaya menenangkan diri, Rileks adalh kunci agar kita bisa menikmati selama berwisata ocean walker. Sy pun mulai terbiasa. Sensasi helm yang berat pun hilang sudah.. Dan berganti rasa takjub..

Saat sy mengedarkan pandangan ke sekeliling lautan yang ada, wow..indah sekali.. sy pun terus dipandu berpegangan pada pegangan semacam pipa yang panjangnya sekitar 5meter, dan selama 25=30menit, sy dkk mengitari pegangan dasar laut tersebut. 

Saat memberi makan ikan di dalam lautan 

Sibuk bermain dengan ikan dan habitat laut yang ada.. 

Di sini ikannya mam nya roti lho.. 


Selama 25-30menit sy dan sahabat sy dibuat takjub dengan pemandangan yang ada, waktu pun tak terasa selama berada di bawah air. Petualangan bawah laut pun berakhir dengan rasa puas. Dan syukur.. Maha Suci Allah yang dengan kebesaranNya menciptakan banyak hal indah di dasar lautan..  

Bali dengan segala pesona dan keindahannya.. mengajarkan saya untuk selalu bersyukur, akan keagungan Tuhan, Maha BesarNya.. Yang dengan izinNya lah saya datang dan menemui banyak hal di Bali yang menyenangkan... 

So, kalau liburan ke Bali, jangan lupa mampir di tanjung Benoa ya.. :)

*Catatan perjalananku..  

Sabtu, 21 Juli 2018

Trip in Bali, Desa Penglipuran, Bangli, Indonesia

Trip in Bali, Desa Penglipuran, Bangli..
Desa penglipuran saat ada acara adat, begitu semarak dengan janur dan berbagai pernak-pernik, biasanya akan lebih semarak saat hari raya Galungan, semacam lebaran ala umat islam.


Lokasi desa penglipuran yaitu di Bangli. Berada di ketinggian sekitar 600 – 700 meter dari permukaan laut. Akibat berada di posisi ketinggian ini, membuat udara sejuk akan terbayang oleh anda. Alamat lengkap desa penglipuran : jl. Rambutan, Gang A1, No. 6, Bangli, Kawan, Kubu, Kecamatan Bangli, Kubu, Kec. Bangli, Kabupaten Bangli, Bali 80613.

Jika ingin ke Desa penglipuran, kita bisa sekalian lewat sambil berwisata ke arah kintamani ataupun ubud. Praktis, sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui.. :) 

Tiket masuk untuk wisatawan domestik dewasa rp. 15.000, dan anak-anak rp. 10.000. sementara untuk wisatawan mancanegara dewasa rp. 30.000, dan anak-anak rp. 25.000. 
Nampaknya ga lengkap ya kalo ga pose, cekrak cekrek di pintu masuk..


Desa penglipuran semakin terkenal semenjak dijadikan sebagai tempat shooting FTV (film televisi) di salah satu tv swasta. Kalau tak salah kala itu sy tonton, pemeran utamanya Prisha Nasution dengan Rio Dewanto, karena film nya tayang cukup lama, sekitar 2011 mungkin. Setelahnya minat wisatawan domestik untuk mengunjungi desa Penglipuran Bali pun semakin tinggi. Jika anda berminat untuk melihat keunikan sebuah desa yang masih memperlihatkan suasana Bali asli. Maka kabupaten Bangli dan objek wisata di Bali timur yang wajib anda kunjungi. Minimal sekali seumur hidup.. J
Pose dulu layaknya main FTV ah.. berlatar Langit biru dan awan putih, cucok..

Desa penglipuran begitu mempertahankan tradisi dan adatnya. Mungkin dikarenakan wilayah kabupaten Bangli dan objek wisata di Bali timur salah satunya desa Tenganan masih kental nuansa Bali asli dan belum banyak mendapatkan pengaruh modern. Desa adat Penglipuran, Bangli juga digunakan sebagai contoh pertama sebagai desa wisata di Indonesia oleh pemerintah daerah pada tahun 1995.


Oya, nama desa “Penglipuran” berasal dari kata “Pengeling Pura” adalah tempat suci yang ditujukan untuk mengenang para leluhur. Cocok sekali dengan namanya “Penglipuran” yang memiliki arti penghibur. Sentuhan nuansa kedamaian dan adat yang masih dipegang dipegang teguh oleh masyarakat sekitar. Konon menurut warga di sana, dahulu kala Desa Penglipuran ini menjadi sebuah tempat peristirahatan bagi para raja-raja Bali yang ingin mendapati suasana tenang dan damai. Hmmm.. cocok ya untuk liburan santai..
Kendaraan pun tidak diijinkan masuk ke dalam desa  penglipuran, semua terparkir rapi di area parkir yang telah disediakan diluar desa. Yang cukup unik, selama di sana sy tidak melihat kabel dari tiang listrik yang menjuntai, sepertinya warga sekitar paham betul cara menata desa sedemikian rupa sehingga rasanya sy dkk betah duduk berlama-lama disana. 
Bagi yang pertama kali berlibur ke desa Penglipuran Bangli, pastinya akan terkejut melihat bentuk dari tiap-tiap rumah penduduk hampir sama. Kemiripan dari tiap-tiap rumah terlihat pada pintu gerbang rumah, atap rumah dan dinding rumah menggunakan bambu, lebar pintu gerbang yang hanya muat untuk satu orang dewasa. Bagi masyarakat Bali pintu jenis ini di sebut angkul-angkul.
Tidak hanya bentuk rumah yang sama, pembagian dari masing-masing tata ruang rumah juga sama, seperti kamar tidur dan dapur. Cat tembok pintu gerbang yang digunakan bukan cat tembok yang biasanya kita kenal, melainkan menggunakan cat berbahan dasar dari tanah liat.

Penduduk desa Penglipuran Bali memiliki minuman khas yang disebut loloh cemceman. memiliki warna hijau karena bahan dasarnya adalah perasan dari daun cemceman. Khasiat nya menurut sang penjual dapat meredakan panas dalam. Ada yang berujar jika minuman ini memiliki rasa seperti air tape, namun menurut sy rasanya asam seperti jus kedondong, segar jika diminum dingin di siang hari saat matahari terik. suegerrr...  dan rasanya khas banget..

Oya di beberapa rumah di desa penglipuran juga menjual souvenir khas Bali juga pernak-pernik khas Bali, dagangan tsb dipajang agak menjorok ke sisi dalam rumah, jadi saat sesi foto dari atas tidak terlihat. Untuk sebagian kaum hawa, yang senang shopping, tentu betah berlama-lama disana.. hehe don't worry be happy.. harga jual souvenir di sana terjangkau kok, berbeda dengan harga di pusat kota.. tapi harus selektif dalam memilih barang ya. .:)

Bali dengan segala pesona dan keindahannya.. mengajarkan saya untuk selalu bersyukur, akan keagungan Tuhan, Maha BesarNya.. Yang dengan izinNya lah saya datang dan menemui banyak hal di Bali yang menyenangkan... 
Yuk cuss.. kalau ke Bali, jangan lupa saat menuju Kintamani atau ubud, mampir di desa penglipuran ya... :)

See u there.. :)

*Catatan perjalananku..  

Jumat, 20 Juli 2018

Trip in Bali, Gunung Batur-Kintamani,Indonesia

Trip in Bali, Gunung Batur, Kintamani.. 
mount batur

Akses menuju Gunung Batur tidak terlalu sulit, jalanan yang rata dan terbilang tidak macet. Di kanan-kiri terlihat banyak masyarakat yang menjual jeruk dan jambu. Beberapa sumber mengatakan bahwa jeruk kintamani terkenal manis. Dan sepertinya saat itu sedang masanya panen buah. Beberapa wanita Bali terlihat membawa sesajen di kepala memasuki beberapa Pura.
ilustrasi wanita Bali membawa sesajen

Prediksi waktu tempuh sekitar 2jam, jika ditempuh dari arah Kuta atau pun legian. Namun saat itu sy dkk memutuskan singgah ke beberapa tempat, diantaranya Menonton pertunjukan tari Barong terlebih dahulu.

Gunung Batur merupakan sebuah gunung berapi aktif, yang terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten BangliBaliIndonesia.
Gunung Batur telah berkali-kali meletus. Kegiatan letusan G. Batur yang tercatat dalam sejarah dimulai sejak tahun 1804 dan letusan terakhir terjadi tahun 2000. Sejak tahun 1804 hingga 2005, Gunung Batur telah meletus sebanyak 26 kali. Dan paling dahsyat terjadi tanggal 2 Agustus dan berakhir 21 September 1926. Lalu terakhir Gunung Agung erupsi pada Februari 1963, 
Jadi sudah lama sekali ya.. so ga usah takut kalau mau main ke Gunung Batur, sampai saat ini insya Allah statusnya masih aman.. 

Gunung Agung dan Gunung Batur merupakan 2 Gunung di Bali yang berada pada satu garis lempengan, kedua gunung tersebut memiliki ikatan erat yaitu Gunung Agung muncul di "pangkuan" Gunung Batur pasca meletus ribuan tahun yang lalu. "Yang lebih dulu ya Gunung Batur. Jadi bisa dikatakan jika Gunung Agung adalah anak dari Gunung Batur. ujar Devi, Kasubid Mitigasi Gunung Api wilayah timur, kepada Kompas.com, Kamis (5/10/2017).
Kalau di perhatikan dengan seksama, di bagian tengah sampai ke bawah Gunung Batur, seperti ada sisi yang menghitam kan? awalnya sewaktu kesana sy dkk menyangka bahwa itu adalah bekas hutan terbakar, namun ternyata itu adalah bekas letusan yang terakhir. Wah.. udah lama juga ya kalau begitu..

Salah satu objek wisata di Gunung Batur yang juga terkenal adalah wisata trekking dan berburu Sunrise, beberapa orang berlomba berburu Matahari terbit di ufuk timur pada pagi hari. Gunung Batur termasuk ramah bagi pendaki pemula, dikarenakan medan penanjakan tidak terlalu terjal dan sulit. Jika ingin menyaksikan sunrise di puncak Gunung Batur, perjalanan pendakian sebaiknya dimulai saat subuh sekitar pukul 04.30 Wita. Beberapa paket tur menawarkan paket menginap dilengkapi fasilitas camping yang nyaman, jika kita ingin merasakan suasana tidur di area pegunungan, sambil mengumpulkan tenaga untuk pendakian di subuh hari.
Suasana hening berbalut semburat mentari yang tersenyum malu menyembul di belakang Gunung Batur, terasa menentramkan hati.. harumnya aroma dedaunan nan asri berpadu dengan lembabnya udara.. beningnya danau Batur yang memantulkan awan, nikmat Tuhan yang tak dapat dilukiskan.. Tak heran banyak orang memburu sunrise di sini.. dan mengabadikan tiap momen dengan foto berlatar pemandangan nan indah. Selesai menyaksikan sunrise para pendaki bisa berendam air hangat alami di sebuah kolam Toya di tepi Gunung Batur.
Di sisi Gunung Batur juga terdapat Pura yang sampai saat ini masih terkenal sebagai pura yang paling indah di Bali. Pura ini dipersembahkan untuk menghormati "Dewi Danu" yakni dewi penguasa air, seperti halnya pura yang terdapat di Danau Bratan juga dipersembahkan untuk memuja "Dewi Danu". Maka tak heran jika Pura tersebut dinamakan Pura Ulundanu Batur.
Wisata budaya lainnya yang terdapat di kawasan Gunung Batur adalah Desa Trunyan. Meskipun seluruh penduduk Trunyan beragama Hindu seperti umumnya masyarakat Bali, mereka menyatakan bahwa Hindu Trunyan merupakan Hindu asli warisan kerajaan Majapahit. Di sebelah utara Trunyan terdapat kuban, sebuah tempat makam desa, namun jenazah tidak dikuburkan atau dibakar (ngaben), seperti masyarakat hindu pada umumnya, melainkan diletakkan di bawah pohon Menyan, jasad tersebut akan dipagari dengan ancak saji agar tidak diganggu binatang, anehnya jasad tersebut tidak mengeluarkan bau busuk. Hal inilah membuat desa Trunyan ini menjadi unik dan menarik, dan menjadi tujuan wisata dan tour bagi wisatawan lokal maupun asing. 
Tempat pemakamanan ini dipenuhi oleh tulang-tulang, dan bisa jadi kita menemukan mayat yang masih baru.
Desa Trunyan dilingkupi suasana magis, dan mistis.
Wilayah pemakaman Trunyan juga tidak bisa dijangkau dengan mudah. Jika berminat kesana, kita perlu menaiki perahu untuk menyebrangi Danau Batur menuju ke Trunyan. Jarak tempuh penyebrangan itu sendiri adalah sekitar 45 menit dan tentunya hanya bisa ditempuh saat cuaca sedang baik. Karena itulah, petualangan wisata ini sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak awal bahkan saat kita belum sampai ke area pemakaman itu sendiri. Untuk bisa menikmati wisata yang sarat akan unsur budaya lokal ini sendiri, kocek yang harus di keluarkan tidaklah terlalu banyak karena kisarannya sekitar Rp. 200.000.
Foto ini sy ambil dari salah satu tour di Bali, pemandangan ke Trunyan tampak manis ya.. seperti tak terkesan angker, nampaknya cocok untuk yang menyukai film horor  :)
Beberapa paket tur wisata tidak hanya akan menghantarkan Anda untuk mengenal cara pemakaman jenazah khas Trunyan saja, tetapi juga mengajak Anda untuk mengenal penduduk dekat dan budaya serta kebiasaannya. Anda juga bisa mengunjungi salah satu pura yang terletak di tengah desa sebagai salah satu tempat ibadat masyarakat lokal.
Jika lelah dan lapar, setelahnya kita dapat menyambangi beberapa restoran di tepi Gunung Batur, saat itu sy mencoba menu ala buffet di Mutiara Resto. 


Menu yang disediakan cukup komplit dari makanan pembuka, makanan utama, aneka buah, soup, teh-kopi bahkan kelapa muda pun juga tersedia.
Makan siang dengan latar pemandangan gunung dan udara sejuk..rasanya bikin betah berlam-lama.. ngopi cantik sambil ngobrol pun oke juga.. :)

Salah satu menu khas Bali yang ada di Resto ini adalah sate lilit, terbuat dari ayam, kelapa dan rempah, dililitkan dengan batang daun sereh, cukup yummy bagi pecinta masakan khas nusantara.

Rasa hati pun senang setelah makan siang,, udara sejuk meski matahari menyorot terang kala itu, selfi nampaknya menjadi kewajiban untuk sekedar bernarsis ria mengabadikan momen istimewa di Kintamani.. :)



So,, Yuk Liburan ke Bali.. dan jangan Lupa ya..mengunjungi Gunung Batur, Kintamani dijamin happy.. :)


*Catatan perjalananku..  

Trip in Bali, Tari Barong, Lokasi Celuk-Batu Bulan, Indonesia

Trip in Bali, Tari Barong, Lokasi Celuk, Batu Bulan.. 


Merupakan salah satu wisata budaya, bagi saya, sepertinya kurang lengkap jika berkunjung ke Bali tanpa menyaksikan barong dance n keris. Karena Bali identik dengan budayanya yang mempesona.

Dari hotel kami yang berada di sekitar pantai legian ke area tari barong sekitar 1jam, belum termasuk melihat-lihat lokasi kerajinan batik dan cinderamata perak di daerah Celuk, sebelum menuju ke tempat pertunjukan tari barong.

Lokasi pementasan tari barong di desa Batubulan tidak hanya disatu tempat, melainkan di beberapa tempat. Masing-masing tempat pementasan tari barong memiliki group tari sendiri dengan nama berbeda-beda. yaitu:

1. Grup Tari Barong & Kecak Sila Budaya

·         Alamat, Jalan Raya Batu Bulan No.63 C, Sukawati, Kabupaten Gianyar.
·         Peta Lokasi Google Map, https://goo.gl/maps/GjzXhmZ4E8q

2. Grup Tari Barong & Kris Dance Jambe Budaya

·         Alamat: Jalan Pasekan, Gang Batu Mutiara, Batubulan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
·         Peta Lokasi Google Map, https://goo.gl/maps/z9KvCZcrjtN2

3. Grup Tari Barong & Kris Sahadewa

·         Alamat: Jalan SMKI, Batubulan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
·         Peta Lokasi Google Map, https://goo.gl/maps/1FN7pS8fjeL2

Jadwal Tari Barong Di Batubulan
Jadwal pertunjukan tari Barong di desa Batubulan diadakan tiap hari, dari jam 09:00 am – 10:00 am. Usahakan sudah berada di lokasi pementasan tari Barong pada pukul 08:30 am. Dengan datang lebih awal di lokasi pertunjukan tari Barong Batubulan, anda akan memiliki kesempatan untuk memilih tempat duduk yang terbaik sesuai dengan kriteria anda. Tiket masuk saat Juli 2018 sebesar Rp. 100.000/orang. 
Untuk sebagian orang mungkin menyaksikan pertunjukan tari termasuk kegiatan yang menjemukan, namun untuk para pecinta seni rasanya tidak afdol jika tidak datang dan menyaksikan langsung pertunjukan tari barong. Terlihat antusiasme dari pengunjung tari Barong kebanyakan berasal dari wisatawan mancanegara diantaranya jepang, india, korea dan beberapa wisatawan dengan asal berbeda-beda. Sementara untuk turis lokal sepertinya masih jarang yang datang.. sy berbaik sangka.. mungkin pertunjukan ini dimulai pagi hari.. Jadi sebagian dari kita masih sibuk sarapan ataupun menikmati fasilitas di sekitaran hotel.. Namun, Yuk.. lestarikan budaya Indonesia.. karena kalau bukan kita siapa lagi?? :)
Sy dkk menyaksikan pertunjukan tari barong di Grup Tari Barong & Kris Sahadewa, karena sebelumnya kami mampir-mampir dahulu ke tempat pembuatan batik dan perhiasan perak, jadilah kami masuk ke area pementasan agak telat beberapa menit, hehe namun tetqp intisarinya bisa kami dapatkan.


Pertunjukan tari barong dimulai dengan menampilkan tarian bali yang ditarikan oleh dua orang penari, diiringi dengan alat musik khas Bali.
 Saya dan teman-teman sangat antusias berlomba duduk di tempat duduk terdepan.. Selama pertunjukan tari barong berlangsung, menggunakan bahasa Bali, tapi jangan khawatir untuk yang tidak paham bahasa Bali, di loket karcis disediakan kertas berisikan alur cerita selama pementasan. Saat pementasan pun alur cerita dapat disaksikan di layar LCD yang tersedia di bagian belakang bangku penonton. Jadi jangan bingung ya selama pertunjukan..

Berikut intisari kisah, sinopsis yang sy rangkum, tarian barong menceritakan kisah tentang Sadewa, salah satu dari Pandawa Lima. Jika sering menyaksikan drama India Mahabaratha pasti tau ya.. Pandawa lima merupakan anak dari Raja dalam cerita Mahabaratha. Pandawa lima terdiri dari: Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Dimana mereka merupakan tokoh protagonis melawan tokoh antagonisnya, yaitu Kurawa. Sadewa sendiri merupakan anak dari Dewi Kunti, 

Singkat cerita, tarian barong mengisahkan tentang Dewi Kunti dan para pengikutnya yang dimasuki oleh roh jahat Rangda (Leak), ciri khasnya berambut putih dengan kuku-kuku yang panjang.. ih serem.. 

Rangda inilah yang ingin membunuh Sadewa. Sadewa pun dibuang ke hutan oleh Dewi Kunti dan diikat di pohon, karena kasihan melihat kondisi Sadewa, maka Baratha Siwa (Dewa Langit) memberikan kekuatan kepada Sadewa berupa kekebalan tubuh. Rangda yang tak mengetahuinya datang menyqmbangi hutan dan berniat membunuh Sadewa, namun akhirnya gagal. Kalika pengikut Rangda menemui Sadewa untuk memohon ampun, namun permohonan ampun ditolak oleh Sadewa, yang menyebabkan Kalika pun murka. 

Kemarahan Kalika menyebabkan pertarungan antara mereka, dalam pertarungan tersebut Kalika pun berubah menjadi berbagai bentuk binatang, diantaranya berubah wujud menjadi kera, babi hutan, dan juga burung gagak. Namun semua jelmaan itu dikalahkan oleh Sadewa, yang terakhir Kalika menjelma menjadi Rangda yang kekuatannya sulit tertandingi. Karena jelmaan Rangda sulit tertandingi, Sadewa pun berubah wujud menjadi barong. Jelmaan Rangda dan Barong pun terus berkelahi dan bertempur, namun karena keduanya sangatlah sakti, sehingga pertarungan ini pun tetap abadi, tidak ada yang kalah dan menang. 

Muncullah para pengikut Barong dengan membawa keris untuk menolong Barong, namun roh jahat yang ada dalam wujud Rangda malah menguasai tubuh para pengikut Barong, sehingga mereka berbalik berusaha menikam diri sendiri dengan keris. Barong pun tidak tinggal diam, dengan ilmu yang bersumber dari kebaikan berusaha menolong mereka yang kerasukan roh jahat, sehingga akhirnya berhasil mengusir roh jahat dari tubuh para pengikutnya.

Kisah ini berujung pada kesimpulan bahwa dalam setiap jiwa manusia, selalu ada dua sisi, kebaikan dan keburukan, dengan adanya kejahatan, kebaikan pun akan selalu ada untuk memeranginya. Jadi keburukan harus terus dilawan, jangan dibiarkan merusak ya.. :)
Terakhir.. kayaknya ga lengkap ya kalau ga selfi dengan penari, :)


Penampakan Barong yang berambut panjang hitam mungkin bagi sebagian orang terkesan menyeramkan, namun ternyata dalam kisahnya, Barong merupakan simbol kebaikan, berbeda dengan Rangda yang berambut putih, simbol keburukan..

Jadi jangan menilai dari penampilannya ya.. 

Bali dengan segala pesona dan keindahannya.. mengajarkan saya untuk selalu bersyukur, akan keagungan Tuhan, Maha BesarNya.. Yang dengan izinNya lah saya datang dan menemui banyak hal di Bali yang menyenangkan... 

Yuk ah.. cuss ke Bali.. dan jangan lupa ya saksikan pementasan tari Barongnya.. kalau bukan kita yang melestarikan budaya, siapa lagi?? so, don't miss it.. :)

*Catatan perjalananku..