Singapura merupakan Kota di luar Indonesia yang terdekat dan kita juga bisa berlibur dengan merogok kocek tidak terlalu dalam lho.. Liburan ala perkotaan di Singapura identik dengan berjalan kaki, naik MRT dan Bus, jadi harus siapkan fisik ya.. 💕😊😉
Sebelum berjalan-jalan, ada baiknya
kita membuat list, tempat mana saja yang akan kita kunjungi, sehingga
perjalanan akan lebih tertata (tidak acak), nyaman dan lancar, meskipun
hambatan/masalah tetap ada sebagai bumbunya, namun proses pembuatan list tempat
yang akan dikunjungi (travel itinerary) akan membuat perjalanan kita lebih
efektif, baik secara budget, rute, jarak (lokasi wisata-hotel), Waktu, dan
skala prioritas (list yang mana tempat paling ingin dikunjungi dalam beberapa
hari perjalanan).
Saya
dan teman-teman pun memiliki beberapa list tempat wisata yang
ingin kami kunjungi selama 3 hari (3D2N) di Singapura, diantaranya:
1. Merlion Park
Untuk yang baru pertama kali ke
Singapura, wajib dong untuk berkunjung ke patung setengah singa dan
setengah mermaid (putri duyung) setinggi 8,6 meter dengan
berat sekitar 70 ton, yang menjadi simbol negara ini. Untuk mencapai patung
yang ada di Merlion Park, seberang Fullerton Hotel ini sangat mudah, tinggal
naik MRT jalur hijau atau jalur merah dan turun di Raffles Place MRT
Station (EW14/NS26), lanjut jalan kaki ke lokasi.
Lokasi merlion Park berada di area Marina bay, cocok banget buang hang-out dan kumpul bareng teman-teman, dibeberapa tempat disekitarnya terdapat cafe-cafe ciamik yang ramai terutama saat weekend. Daerah merlion juga cocok untuk area jogging-lari pagi lho. Lokasi Merlion Park ini iconik banget, setiap turis yang baru pertama ke Singapore, wajib mengunjungi tempat ini untuk sekedar selfi.
2. Esplanade
Esplanade, si gedung durian! Namun ada
beberapa orang mengidentikkan Esplanade dengan Mata Lalat, hehe, tapi kalau menurut
sy lebih cocok disebut Gedung Durian , terutama jika di foto dari jarak jauh.
Jadi wajib dong untuk foto disini.
Lokasinya di seberang Merlion Park,
untuk menuju kesini bisa jalan kaki melewati jembatan yang dihiasi tanaman
Bougenville. Esplanade ini merupakan pusat seni dan pertunjukan kebanggaan
Singapura. Yang gratis disini bukan cuma untuk foto-foto di sekitar gedungnya
yang memang memiliki pemandangan indah, tapi sering ada pertunjukan seni dan
musik yang bisa kita nikmati secara gratis. Ada perpustakaan yang lengkap juga,
lho!
3. Marina Bay Sands
Dari Esplanade kita bisa jalan kaki
melewati sebuah jembatan yang spektakuler, yaitu The Helix Bridge menuju
ke satu bangunan lagi yang juga jadi ikon Singapura, Marina Bay Sands. Menurut beberapa artikel yang saya baca, Jembatan ini merupakan gambaran bahwa Tiap Manusia memiliki DNA berbeda, dan tiap manusia tersebut hidup dengan impiannya masing-masing, ya seperti saya.. 😅 Singapura adalah negara di Luar Negeri Indonesia yang pertama kali sy jelajahi, berbekal dari Impian ke luar negeri dengan biaya sendiri. hehe cukup sederhana ya..
Di area ini terdapat kompleks mal, hotel dan casino yang super megah yang dibuka sejak tahun 2010, juga merupakan tujuan utama wisatawan yang datang ke Singapura.
Di bagian belakang gedung unik dengan atap yang menyatukan ketiga bangunan utama, mirip seperti perahu yang berada di atas awan (diatas bangunan ini), di sini juga menyajikan show gratis “Wonder Full—Light & Water Spectacular”, pertunjukan efek visual, laser dan atraksi cahaya serta music selama 13 menit, setiap jam 8 dan 9.30 malam. Khusus Jumat dan Sabtu, ada pertunjukan tambahan di jam 11 malam. Banyak wisatawan berkumpul disepanjang marina Bays untuk menyaksikan, memotret dan merekam pertunjukan gratis ini. Rame dan seru banget tentunya..
Di area ini terdapat kompleks mal, hotel dan casino yang super megah yang dibuka sejak tahun 2010, juga merupakan tujuan utama wisatawan yang datang ke Singapura.
Di bagian belakang gedung unik dengan atap yang menyatukan ketiga bangunan utama, mirip seperti perahu yang berada di atas awan (diatas bangunan ini), di sini juga menyajikan show gratis “Wonder Full—Light & Water Spectacular”, pertunjukan efek visual, laser dan atraksi cahaya serta music selama 13 menit, setiap jam 8 dan 9.30 malam. Khusus Jumat dan Sabtu, ada pertunjukan tambahan di jam 11 malam. Banyak wisatawan berkumpul disepanjang marina Bays untuk menyaksikan, memotret dan merekam pertunjukan gratis ini. Rame dan seru banget tentunya..
4. Gardens by the Bay - Taman AVatar
Taman seluas 100 hektar yang berada
di belakang Marina Bay Sands juga jadi obyek jalan-jalan yang seru untuk kamu
singgahi bila bertandang ke Singapura. Taman ini gratis untuk dikunjungi, tapi
jika ingin melihat Singapura dari atas Supertree Grove, OCBC
Skyway, cuma perlu merogoh kantong sebesar 5 dollar saja per orang.
5. Orchard Road
5. Orchard Road
Jalanan paling populer di Singapura?
Ya, Orchard Road! Rasanya belum lengkap ke negara ini kalau belum wisata ke
Orchard Road, pusat belanja utama di Singapura. Jalan-jalan, foto-foto
dan window shopping di sepanjang jalan ini tentu gratis dong!
Biasanya yang populer dikunjungi di Orchard adalah Lucky Plaza, area di depan
Takashimaya dan mal Ion Orchard. Tinggal naik MRT jalur merah untuk ke Orchard
Road, bisa turun di Orchard Station (NS22) atau Somerset
Station (NS23).
6. Sentosa Island
Satu ‘taman bermain’ terbesar di
Singapura adalah Sentosa Island. Pulau buatan yang memiliki pantai, berbagai
fasilitas untuk olahraga, dan tentunya taman hiburan paling populer di Asia
Tenggara, Universal Studios Singapore.
Berbagai tempat di Sentosa Island
bisa kamu nikmatin secara gratis! Paling hanya tinggal bayar transportasi untuk
mencapai tempat ini. Yang paling murah kalau jalan kaki dari belakang mal Vivo
City, Sentosa Boardwalk (S$1), Sentosa Express
Monorail dari Vivo City lantai 3 (S$4), dan naik bus Sentosa Rider
dari tengah kota, bisa dari Orchard Road, Chinatown dan Marina Bay (S$5).
7. Bola Dunia-Universal Studios Singapore


Tempat paling populer untuk berfoto di Sentosa Island? Apalagi kalau bukan Bola Dunia Universal Studios, yang jadi lambang utama taman hiburan ini. Pokoknya kalau udah ke Singapura Ikon Bola Universal Studio wajib jadi ikon Foto deh.. Lokasi bola dunia ini di area depan Universal Studios Singapore, jadi tanpa harus membayar tiket masuk ke taman hiburan ini, kamu sudah bisa foto-foto gratis! Tinggal naik monorail/MRT Sentosa Express, turun di Waterfront Station. Jadi patokannya naik MRT ke Harbour frount dahulu, lalu masuk ke arah Vivo city Mall, naik ke lt.3 via ekskalator. Stasiun kereta yang sama jika mau ke Madame Tussaud.
Nah.. kalau laper mau cari makanan halal di Vivo city, ada di area food court lt 4 basement, ada Kopi Tiam Resto yang menjual makanan halal, diantaranya nasi goreng dsb. (baiknya tanyakan lagi ya makanan halalnya..) 😉
8. Merlion Walk Sentosa Island

9. Madame Tussaud

Perjalanan sy menuju Madame Tussaud Singapore berada di sentosa island. Di Kawasan Sentosa island disana terdapat beberapa tempat wisata, diantaranya Madame Tussaud dan Universal Studio, Naik MRT KE SENTOSA ISLAND dari Vivo city (Mall yang terhubung dengan stasiun MRT), lokasi stasiun MRT ke sentosa island tsb berada di lt.3.
10. Bugis Street
Bugis Street sepertinya kini
nge-topnya sama seperti Orchard Road. Semua teman-teman saya yang ke Singapura,
pasti menyempatkan diri juga untuk singgah ke Bugis, selain ke Orchard. Kenapa
Bugis begitu populer? Karena barang-barang yang dijual harganya lebih ‘miring’
dan banyak pilihan kalau mau beli oleh-oleh. Bugis menjadi salah satu tujuan
belanja di Singapura yang seru untuk kamu kunjungi. Cara ke Bugis Street, tinggal naik MRT jalur hijau atau biru, turun di Bugis
MRT Station (EW12/BT3).
Eits, tapi jangan terlalu banyak belanja di sini, kita juga punya pilihan belanja lain lho selain di Bugis street, ada juga di Chinatown dan Mustofa centre yang harganya ga kalah murah lho...
Eits, tapi jangan terlalu banyak belanja di sini, kita juga punya pilihan belanja lain lho selain di Bugis street, ada juga di Chinatown dan Mustofa centre yang harganya ga kalah murah lho...
11. Sultan Mosque (Masjid Sultan)
Tinggal jalan kaki beberapa menit
dari stasiun MRT Bugis, kamu akan tiba di Masjid Sultan. Lokasi di Muscat street no.3, Kampung Glam. Terletak agak di dalam, diantara gedung tinggi di luar kawasan North bridge, terdapat Rafless hospital, Parkview hotel dan hotel mewah lainnya. Masjid ini adalah
masjid kedua yang dibangun di Singapura, dibangun pada tahun 1824 untuk Sultan Hussian
Shah, sultan pertama di Singapura, oleh British East India Company.
Masjid dengan kubah berwarna emas ini berada di jantung kawasan Kampong Glam, dapat menampung sekitar 5.000 jamaah di dalamnya. Kawasan di sekitar Sultan Mosque kini juga telah dibuat menjadi lebih indah, sehingga menjadi salah satu kawasan untuk wisata gratis di Singapura juga. Ada beberapa restoran yang menjual makanan halal dan aksesoris untuk ibadah di sekitaran masjid, cocok untuk wisata religi kaum muslim. Masjid dan sekitarnya juga ramai di waktu Ramadhan, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan umat muslim di sekitarnya.
Masjid dengan kubah berwarna emas ini berada di jantung kawasan Kampong Glam, dapat menampung sekitar 5.000 jamaah di dalamnya. Kawasan di sekitar Sultan Mosque kini juga telah dibuat menjadi lebih indah, sehingga menjadi salah satu kawasan untuk wisata gratis di Singapura juga. Ada beberapa restoran yang menjual makanan halal dan aksesoris untuk ibadah di sekitaran masjid, cocok untuk wisata religi kaum muslim. Masjid dan sekitarnya juga ramai di waktu Ramadhan, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan umat muslim di sekitarnya.
12. Kampong Glam & Arab Street
Jika menuju ke Sultan Mosque, di
sekitarnya ada kawasan yang juga jadi tujuan wisata di Singapura, yaitu Kampong
Glam dan Arab Street. Area ini merupakan daerah perpaduan antara Melayu dan
Timur Tengah. Kamu bisa menemukan kafe-kafe kecil yang menjual teh tarik, atau hidangan Timur Tengah lainnya. Cocok untuk umat muslim yang ingin mencari makanan halal, saya juga melewati Kampong Glam Cafe yang
menyajikan menu halal.
Di salah satu resto, sy menyantap makanan halal di kawasan ini, yaitu Kari yang jika di Indonesia identik dengan "lontong sayur", Di hari berikutnya sy menyantap nasi lemak Resto Hj. Maimunah yang di Indonesia identik dengan "nasi uduk", hehe.. Namun tentu harganya berbeda, disini lontong kari di bandrol dengan harga 3.5SGD, sekitar 35.000/porsi… hm...


Di Arab Street yang merupakan pusat masyarakat Islam di Singapura kita bisa menemukan berbagai gerai yang menjual busana Muslim, perlengkapan ibadah dan juga barang-barang khas Timur Tengah seperti parfum dan kain. Bagi penggemar Shisha, banyak pilihan resto dan kafe di sekitar Arab Street untuk kamu menikmatinya.
Di salah satu resto, sy menyantap makanan halal di kawasan ini, yaitu Kari yang jika di Indonesia identik dengan "lontong sayur", Di hari berikutnya sy menyantap nasi lemak Resto Hj. Maimunah yang di Indonesia identik dengan "nasi uduk", hehe.. Namun tentu harganya berbeda, disini lontong kari di bandrol dengan harga 3.5SGD, sekitar 35.000/porsi… hm...


Di Arab Street yang merupakan pusat masyarakat Islam di Singapura kita bisa menemukan berbagai gerai yang menjual busana Muslim, perlengkapan ibadah dan juga barang-barang khas Timur Tengah seperti parfum dan kain. Bagi penggemar Shisha, banyak pilihan resto dan kafe di sekitar Arab Street untuk kamu menikmatinya.
13. Haji Lane
Lokasi jalan haji Lane masih searah dengan Arab Street. Beberapa orang banyak berfoto di jalan ini. Jalan ini terkenal paling trendy di Singapura, boleh dibilang kata
itu yang bisa mendeskripsikan Haji Lane. Di kiri kanannya merupakan bangunan
Chinese shophouses yang sudah berusia lebih dari seratus tahun, namun tetap
terawat rapih dan di cat warna-warni dan di beberapa bangunan juga terdapat
grafiti raksasa yang terlihat cantik. Sepanjang Haji Lane banyak terdapat
restoran kecil dan tentunya butik-butik dari perancang lokal Singapura.
14. Chinatown
Nah kalo yang suka belanja murah meriah, di sini tempatnya.. banyak pernak pernik dan souvenir oleh-oleh di jual di sini. Lokasi belanja souvenir dan oleh-oleh variatif dan menarik di Singapura selain Bugis street dan Mustofa Centre, di sini tempatnya... kuyy lah.. 😍
15. Little India
Tidak jauh dari Orchard Road, ada
perkampungan warga India di Singapura yang terkenal dengan Little India. Satu
lingkungan yang dipenuhi berbagai toko khas India, menjual kain, hasil
kerajinan, makanan khas India, bumbu-bumbu, dupa, parfum dan juga banyak
terdapat hostel-hostel dengan harga terjangkau.
Warga India Singapura juga sering mengadaka berbagai perayaan budaya dan keagamaannya disini, sehingga jika datang pada saat-saat tersebut, kamu bisa menyaksikan festival yang meriah di kawasan ini. Untuk ke Litte India tinggal naik MRT jalur ungu atau biru dan turun di Little India Station (NE7/BT4), bisa juga di Farrer Park Station (NE8).
Warga India Singapura juga sering mengadaka berbagai perayaan budaya dan keagamaannya disini, sehingga jika datang pada saat-saat tersebut, kamu bisa menyaksikan festival yang meriah di kawasan ini. Untuk ke Litte India tinggal naik MRT jalur ungu atau biru dan turun di Little India Station (NE7/BT4), bisa juga di Farrer Park Station (NE8).
16. Mustafa Centre
Satu tempat yang tidak dipisahkan
dari Little India adalah Mustafa Centre. Sebenarnya tempat ini merupakan sebuah
shopping centre atau tempat belanja yang sangat besar, terdiri dari beberapa
lantai yang menjual berbagai barang dari perhiasan emas hingga berbagai
merek snack. Yang serunya Mustafa Centre buka 24 jam. Biasa jadi
tempat langganan untuk belanja oleh-oleh. Untuk sy pribadi Mustofa centre layaknya mall seperti Carefour yang ada di Indonesia, banyak menjual bermacam barang dan produk.
Stasiun MRT terdekat Farrer Park Station (NE8), ambil Exit G, dan jalan kaki menyusuri Rangoon Road, dan belok kanan ke Serangoon Road.
Mimpi akan menjadi nyata jika diperjuangkan… keep fighting... 💪😊
*Catatan perjalananku Mar2019.. Stasiun MRT terdekat Farrer Park Station (NE8), ambil Exit G, dan jalan kaki menyusuri Rangoon Road, dan belok kanan ke Serangoon Road.
Mimpi akan menjadi nyata jika diperjuangkan… keep fighting... 💪😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar